3 Perbedaan IELTS dan TOEFL

Kalau selama ini kamu mengikuti kursus persiapan tes bahasa Inggris, semisal IELTS preparation atau TOEFL preparation, kamu akan dibiasakan agar memperoleh skor bagus. Kedua tes ini dianggap sebagai validasi atas kompetensimu menerapkan bahasa Inggris di bidang reading, speaking, listening, dan writing.

International English Language Test System (IELTS) dan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) merupakan syarat mutlak untuk bersekolah atau bekerja di luar negeri. Walaupun IELTS dan TOEFL sama-sama diakui di seluruh institusi di dunia, keduanya punya beberapa perbedaan. Dari segi struktur, pendekatan, dan pengajaran yang berbeda, kamu perlu mempertimbangkan mana yang terbaik. Bagi kamu yang masih bingung, berikut ini perbedaan tes IELTS dan TOEFL.

  1. Sistem Penilaian (Scoring System)

Agar memperoleh kategori nilai kompeten atau baik (good), kamu harus memperoleh skor 6.5 hingga 7 dalam IELTS. Sementara, TOEFL terbagi lagi berdasarkan iBT (internet based test) dan paper based test yang memiliki standar skor masing-masing (0-120 untuk iBT, 310-677 untuk PBT).

  1. Struktur Section (Reading, Listening, Speaking, Writing)
Tipe IELTS TOEFL
Reading
  • 60 minutes
  • Beragam tipe soal
  • 60-80 minutes
  • Tipe soal: multiple choices
Listening
  • 30 minutes
  • Tipe soal: menyelesaikan kalimat, mencocokkan headings, True/False/Not Given
  • Pembicara beraksen beragam (UK, Amerika, Kanada, Australia)
  • 60 menit
  • Tipe soal: multiple choices
  • Pembicara beraksen American English
Speaking
  • 3 bagian
  • 15 menit
  • Percakapan tatap-muka dengan native speaker
  • 20 menit
  • Format iBT (internet based test)
  • Percakapan dengan komputer
Writing
  • 1 jam masing-masing
  • Tes menulis Academic Training (esai) untuk masuk universitas
  • Tes menulis General Training (surat dan esai) untuk imigrasi
  • 50 menit
  • Task 1: baca teks, simak kuliah 2 menit mengenai topik teks, tulis respon singkat tentang pertanyaan topik.
  • Task 2: menulis esai tentang persoalan tertentu.
  1.  Penerapan

IELTS merupakan tes bahasa Inggris untuk tujuan pendidikan, imigrasi, dan pekerjaan. IELTS diterima di lebih dari 9.000 institusi di 130 negara di dunia. Dikelola bersama-sama beberapa institusi termasuk British Council, IELTS lebih diutamakan oleh negara UK dan negara Commonwealth, seperti New Zealand dan Australia.

TOEFL ditujukan untuk menguji kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris, diterapkan khususnya di bidang akademis, universitas, dan tempat-tempat classroom-based. Diterima di lebih dari 8.500 institusi di 130 negara termasuk UK, Amerika Serikat, dan Australia, serta 100 universitas terbaik di dunia. Karena TOEFL dikelola organisasi US-based (Education Testing Service), tes menggunakan Bahasa Inggris-Amerika dan lebih disukai oleh institusi Amerika.

 

Nah, setelah mengetahui perbedaan dasar kedua tes tersebut, kamu dapat memilih program kursus yang menyediakan IELTS preparation atau TOEFL preparation. Kedua program itu tersedia di Edupac Kaplan, ditambah program bahasa Inggris lainnya yang bisa kamu lihat di website Edupac.

Isi Form berikut ini & dapatkan
Konsultasi Gratis